Menghadapi Orang NPD #1
Hari ini, aku dapat rejeki konsultasi psikologi. Seperti sebelumnya, membuka sesi dengan derai air mata 😂
Sekarang mataku masih bengkak, kelopak mataku rasanya berat karena terlalu banyak menangis selama sesi. Namun, perasaan berkecamuk dalam diri mulai terurai. Rasanya lebih ringan. Rasanya lebih tenang.
Aku senang mendapat sudut pandang baru, ternyata tak apa aku marah, bahkan mengatakan mereka jahat. Aku baru tahu, selama ini pergolakan batinku karena aku tidak berani bilang mereka jahat 🥹
Sebelumnya, kukira tidak boleh mengatai orang lain jahat dan kejam. Ternyata batasan itulah yang membuatku menderita. Menyebut mereka jahat ternyata tidak membuat diri kita lantas menjadi jahat. Dengan begitu justru kita mengakui bahwa memang ada orang seperti itu dan mereka sudah menyakitiku.
Dengan menerima bahwa aku tersakiti oleh mereka, menerima dan mengakui kejadian ini, ternyata semakin mudah aku mendefinisikan perasaanku. Kata beliau, dengan begini badanku juga akan lebih siap menghadapinya dengan cara yang sehat.
Terima kasih orang baik sudah mau mendengar ceritaku, membaca tulisanku.
Doakan aku ya, bisa melewati ujian menghadapi orang NPD 😌



Comments
Post a Comment